15 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Wajib Dikunjungi

Gili Labak
Share ke teman kamu

Jawa Timur adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki destinasi wisata lengkap. Wilayah ini menawarkan beragam wisata alam mulai dari pegunungan, pantai, gua, hingga air terjun. Selanjutnya, wisatawan yang menyukai taman bermain juga bisa datang ke beberapa lokasi di kawasan Batu dan Lamongan.

Secara umum, hampir setiap kabupaten atau kota di Jawa Timur memiliki destinasi unggulan masing-masing. Nah, pada artikel ini, kita akan membahas 15 tempat wisata di Jawa Timur yang terbaik dan selalu diburu oleh wisatawan saat hari libur. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Gunung Bromo

Gunung Bromo

Gunung Bromo

Gunung Bromo adalah ikon dari Jawa Timur yang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Setiap tahun, ribuan turis asing dari kawasan Eropa berdatangan ke tempat wisata di Jawa Timur ini, terutama saat musim panas. Mereka ingin melihat sendiri seperti apa kemagisan dari Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 mdpl ini.

Gunung yang terletak di Probolinggo ini menawarkan 3 pesona yang tidak bisa ditolak dengan mudah. Pertama adalah lautan pasir yang luas. Berjalan dari parkiran hingga ke puncak gunung akan membuat Anda seperti berada di gurun pasir. Kedua adalah pemandangan dari jauh yang Instaram-able. Dari kawasan Penanjakan Anda bisa menyaksikan matahari terbit yang menembus kabut.

Ketiga adalah sensasi menunggang kuda di padang pasir. Kalau Anda tidak kuat melakukan perjalanan, sewalah kuda hingga ke kaki gunung lalu kemudian naik tangga hingga ke puncak.

2. Kawah Ijen

Kawah Ijen

Kawah Ijen

Kawah Ijen telah berhasil menjadi ikon kedua dari Jawa Timur yang ketenarannya tidak kalah dengan Bali. Terletak di kawasan Banyuwangi, kawah dari gunung yang terus mengeluarkan belerang ini menjadi tujuan wisatawan yang ingin merasakan pendakian kecil sembari menyaksikan bentang alam yang menakjubkan.

Atraksi yang ditawarkan oleh tempat wisata di Jawa Timur ini adalah kegiatan penambang belerang yang unik. Ada puluhan orang menambang dari pagi untuk membawa bongkahan batu belerang dari gunung hingga ke bawah. Selain itu, Kawah Ijen juga memiliki blue fire yang merupakan salah satu fenomena alam terbaik di dunia.

Saat dini hari, kawasan kawah di gunung ini memendarkan warna biru seperti api. Untuk bisa menyaksikannya, wisatawan harus berangkat pukul 01.00 atau 02.00 pagi agar sinar matahari tidak mengaburkan fenomena menakjubkan ini.

3. Jatim Park

Jatim Park

Jatim Park

Jatim Park 1 dan Jatim Park 2 merupakan taman bermain yang berada di Kota Batu. Taman bermain ini menawarkan puluhan wahana yang unik dan cocok untuk anak-anak dan dewasa. Dengan harga tiket masuk Rp100.000 saat akhir pekan dan Rp70.000 saat hari biasa, Anda bisa merasakan sensasi berlibur yang mengasyikan.

Di Jatim Park 1, Anda bisa bermain sampai puas di aneka wahana yang disajikan. Selanjutnya di Jatim Park 2, Anda bisa menikmati dua atraksi yang menarik. Pertama ada Batu Secret Zoo yang berisi banyak satwa dari berbagai dunia dan yang kedua adalah Museum Satwa yang berisi koleksi hewan yang telah mati dan diawetkan untuk keperluan edukasi.

Kalau Anda ingin datang ke tempat wisata di Jawa Timur tersebut, disarankan untuk datang saat hari biasa saja. Ketika hari libur atau akhir pekan tiba, kawasan ini akan penuh sesak sehingga Anda tidak bisa menikmati semua atraksinya dengan lengkap.

4. Museum Angkut

Museum Angkut

Museum Angkut

Museum Angkut masih terletak di kawasan Kota Batu yang merupakan pusat wisata Jawa Timur. Tempat wisata di Jawa Timur ini menawarkan aneka koleksi kendaraan untuk angkutan dari zaman kuno hingga modern. Ada aneka sepeda, motor, mobil, hingga miniatur pesawat terbang yang dipajang untuk menarik banyak wisatawan.

Selain menawarkan aneka koleksi kendaraan, museum yang memiliki luas hingga berhektare-hektare ini juga memiliki bagian bertema. Bagian dari museum didesain mirip sekali dengan kawasan Hollywood hingga Eropa Kuno. Pada beberapa kesempatan juga ada parade mirip seperti karnaval.

Dengan koleksi kendaraan lebih dari 300 buah, kawasan Museum Angkut cocok untuk tempat foto. Setiap hari ada ratusan orang berburu gambar di titik-titik menarik atau melakukan swafoto bersama dengan teman-teman.

5. Pantai Klayar

Pantai Klayar

Pantai Klayar

Kalau di kawasan Bali ada Devil’s Tear, maka di Pacitan ada Pantai Klayar yang menawarkan deburan air ke udara. Saat ombak mengenai batu karang, buliran air akan terciprat ke udara sehingga siapa saja yang berada di dekat lokasi bisa basah kuyup tanpa harus mencebur ke laut.

Wisatawan yang datang ke Pantai Klayar bisa menikmati pemandangan perbukitan karang yang terukir alami oleh air plus ombak yang besar dan selalu menciptakan atraksi. Selain itu, keadaan alam sekitar juga masih alami karena telah dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat.

Oh ya, karena Pantai Klayar terletak di Samudra Hindia, ombaknya sangatlah ganas. Bahkan, setiap hari gelombang airnya selalu berubah sehingga tidak cocok untuk lokasi berenang atau melakukan aktivitas laut lainnya.

6. Gili Labak

Gili Labak

Gili Labak

Setelah berkutat di kawasan Pulau Utama, sekarang kita akan berlanjut ke kawasan Madura yang ternyata juga menawarkan destinasi menarik. Di kawasan Sumenep terdapat sebuah pulau bernama Gili Labak yang keindahannya bisa menyamai Gili Trawangan yang ada di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Timur.

Gili Labak bisa diakses dengan menggunakan perahu motor dengan tarif sewa Rp350.000 per 15 orang. Setelah melakukan perjalanan dari Kawasan Kalianget, wisatawan bisa menyaksikan birunya lautan yang bening dan juga pulau kecil yang memiliki pasir putih nan lembut.

Di tempat wisata di Jawa Timur ini, wisatawan bisa melakukan aktivitas menarik seperti berenang di air yang tenang, berkeliling pulau yang tidak begitu luas, dan melakukan snorkeling untuk menikmati keindahan terumbu karang. Gili Labak adalah alternatif wisata pulau yang menarik dan masih sepi di Jawa Timur & bahkan di Indonesia.

7. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran terletak di dua wilayah kota yaitu Situbondo dan Banyuwangi. Dengan luas mencapai 25.000 hektare, kawasan ini terbagi menjadi beberapa wilayah yang berbeda. Pertama ada kawasan pegunungan dengan Gunung Bauran sebagai puncak tertingginya. Selanjutnya ada kawasan hutan musim, hutan mangrove di dekat pantai, dan sabana.

Atraksi paling menarik di taman nasional ini ada pada sabana yang sangat luas. Saat musim hujan tiba, kawasan ini akan menjadi hijau dan dipenuhi banyak sekali binatang liar. Wisatawan yang datang ke tempat wisata di Jawa Timur ini bisa menyaksikan banteng, kerbau liar, anjing hutan, kijang, rusa, dan macan tutul.

Untuk bisa menikmati aneka satwa dan bentang alam, wisatawan bisa mengunjungi beberapa pos pengamatan di Batangan, Bekol yang memiliki banyak merak, ayam hutan, dan rusa, Bama yang dekat dengan pantai, Manting, dan Kalitopo.

8. Candi Penataran

Candi Penataran

Candi Penataran

Candi Penataran terletak di Kabupaten Lebar dan tidak jauh dari Gunung Kelud. Kompleks candi yang dibangun oleh 3 generasi kerajaan ini merupakan yang terbesar di Jawa Timur. Wisatawan bisa menyaksikan altar utama, bangunan candi naga, candi angka tahun hingga petirtaan yang terletak di bagian belakang.



Yang menarik dari Candi Penataran adalah relief yang ada. Ada beberapa cerita pada relief yang mengisahkan Anoman Obong, kehidupan zaman kerajaan, dan beberapa relief bergambar bangsa asing. Konon pada masa lalu, kerajaan di Nusantara telah menjalin kerja sama dengan bangsa asing seperti misalnya Amerika.

Untuk masuk ke kawasan tempat wisata di Jawa Timur ini tidak diberlakukan biaya masuk. Wisatawan bisa memberikan donasi dan mengisi buku tamu. Pada malam-malam purnama setiap 4 bulan sekali kerap diadakan pertunjukan seni di tengah candi dengan mendatangkan seniman dari pelosok negeri dan mancanegara.

9. Gua Gong

Gua Gong

Gua Gong

Gua Gong merupakan gua tercantik di Asia Tenggara yang menawarkan keindahan stalaktit dan stalakmit serta ukiran alam di dalamnya. Wisatawan yang ingin menikmati tempat wisata di Jawa Timur ini diwajibkan membayar retribusi Rp5.000. Selanjutnya karena di dalam gua sangat gelap, pengunjung bisa menyewa senter dengan biaya Rp5.000.

Begitu masuk ke dalam gua, wisatawan bisa menyaksikan aneka stalakit dan stalakmit yang besar. Beberapa batu yang terbentuk selama jutaan tahun itu diberi nama Jawa seperti Selor Giri, Selo Pakuan Buwono dan Selo Bantara Angin agar terlihat lebih menarik dan memiliki sensasi magis.

Sesuai namanya, beberapa bagian batu di gua akan berbunyi nyaring saat dipukul. Suara gong yang keras akan menggema sehingga mirip pertunjukan gamelan. Tidak mengherankan kalau kawasan gua yang cukup besar ini pernah dijadikan tempat konser musik 4 negara.

10. Pantai Sukamade

Pantai Sukamade

Pantai Sukamade

Yang paling menarik saat mendatangi Pantai Sukamade adalah perjalanannya yang cukup menantang. Sebelum menuju kawasan mes, wisatawan harus melalui jalanan penuh batu terjal di tengah hutan selama 3-4 jam. Setelah sampai di mes, wisatawan akan beristirahat sejenak sebelum penjelajahan dilakukan pada malam hari.

Berbeda dengan pantai lain yang seru dinikmati saat pagi atau siang, pantai ini justru lebih seru dikunjungi saat malam. Wisatawan yang datang ke tempat wisata di Jawa Timur ini akan dibawa untuk mencari penyu yang akan bertelur di pasir. Itulah mengapa wisatawan harus datang saat malam dan mengikuti perintah dari penjaga hutan atau ranger.

Saat memandu wisatawan, ranger akan melarang siapa saja membawa lampu atau senter. Penjelajahan ini membutuhkan suasana yang redup karena penyu mudah stress dan takut dengan cahaya. Saat ada suara berisik atau cahaya terlalu terang mereka akan berhenti bertelur dan kembali ke laut.

11. Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo adalah destinasi unggulan di Batu selain aneka taman bermain. Terletak di lereng pegunungan, air terjun ini menawarkan 3 pesona kepada pengunjung. Pertama tentu saja gerojokan air dari atas bukit yang memberikan efek embun nan segar meski siang hari terasa begitu panas.

Kedua adalah bentang alam yang memikat. Karena terletak di kaki gunung, kawasan ini dipenuhi hutan yang lebat. Hewan liar seperti kera kadang turun saat pagi atau siang hari untuk mencari makan atau menunggu wisatawan yang kerap memberikan makanan kepada mereka.

Yang terakhir adalah kawasan mancakrida. Wisatawan yang datang bisa mengikuti kegiatan luar ruangan dengan mengasyikan. Ada permainan flying fox, panjat pohon, dan permainan lain yang membutuhkan ketangkasan. Oh ya, tidak jauh dari lokasi utama juga terdapat labirin yang cocok untuk lokasi berburu foto.

12. Wisata Bahari Lamongan

Wisata Bahari Lamongan

Wisata Bahari Lamongan

Kawasan Lamongan terletak di kawasan pesisir sehingga memiliki udara yang cukup panas. Namun, ada ribuan orang datang setiap harinya untuk menikmati serunya Wisata Bahari Lamongan atau WBL. Taman bermain yang dibangun di Tanjung Kodok ini menjadi tempat menghabiskan akhir pekan dengan aneka wahana bermain yang menarik.

Karena berada di dekat pantai, sebagian besar wahana di tempat wisata di Jawa Timur ini berhubungan dengan air. Wisatawan bisa bermain di kolam dengan aneka seluncuran, menggunakan kano di pantai, hingga memasuki ruangan hantu yang ngeri dan cocok untuk menguji nyali. Selanjutnya, kawasan ini juga memiliki museum kupu-kupu yang menyimpan banyak koleksi serangga dari berbagai daerah di Indonesia.

Harga tiket masuk di WBL adalah Rp100.000 saat akhir pekan dan Rp70.000 saat hari biasa. Dengan tiket itu, wisatawan sudah bisa menikmati semua wahana yang ada mulai pukul 08.30 hingga tutup pukul 16.30. Oh ya, saat berwisata ke WBL jangan lupa untuk membeli aneka oleh-oleh nikmat seperti misalnya wingko Babad.

13. Pantai Plengkung (G-Land)

Pantai Plengkung

Pantai Plengkung

Pantai Plengkung atau kerap dijuluki dengan nama G-Land merupakan pantai yang sangat unik di Banyuwangi. Setiap harinya, ada puluhan turis asing datang ke sini untuk melakukan aksi seluncur di atas gelombang air. Ombak di tempat wisata di Jawa Timur ini dikenal sebagai salah satu ombak terbaik di dunia sehingga keberadaannya selalu menarik perhatian banyak peselancar mancanegara.

Selain memiliki ombak yang sangat besar, Pantai Plengkung juga memiliki pemandangan yang indah. Wisatawan bisa melakukan relaksasi di pinggir pantai atau menginap di berbagai penginapan yang telah dibangun di sekitar tempat wisata di Jawa Timur ini. Terakhir, untuk mereka yang ingin belajar surfing, bisa mengikuti kelas singkatnya di sini.

Pantai Plengkung sangat cocok dikunjungi saat musim panas karena jalanannya tidak lembek dan ombaknya tidak terlalu berbahaya untuk belajar berselancar. Saat musim hujan, cukup sulit untuk menikmati semua keindahan dari pantai.

14. Situs Purbakala Trowulan

Situs Purbakala Trowulan

Situs Purbakala Trowulan

Selain Candi Panataran, kawasan purbakala paling menarik di Jawa Timur terletak di Trowulan Mojokerto. Dahulu kala, kawasan ini merupakan ibu kota dari Majapahit hingga akhirnya hancur. Ada cukup banyak peninggalan situs budaya mulai dari candi, kolam segaran, hingga gapura yang konon menunjukkan rumah Gajah Mada.

Trowulan berada di tengah kota & kompleks purbakalanya tersebar di beberapa tempat. Untuk bisa mengunjungi semua tempat yang menarik, disarankan datang dengan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil.

Selain memiliki aneka situs budaya, pemerintah Mojokerto juga menjadikan desa di dekat candi menjadi kawasan wisata. Bagian depan rumah penduduk dibangun sebuah ruangan mirip bangunan zaman kuno yang bisa digunakan sebagai toko atau tempat wisatawan bersantai saat lelah menjelajahi Trowulan.

15. Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura merupakan atraksi terbaik lain yang dimiliki oleh Probolinggo selain Gunung Bromo. Air terjun yang tinggi dan megah ini menawarkan keindahan berupa perbukitan hijau yang ditumbuhi lumut, udara lembap dari air terjun yang mengucur ke bawah, dan ruang di antara tebing yang cocok untuk tempat mengambil foto.

Untuk bisa sampai ke tempat wisata di Jawa Timur ini, dibutuhkan waktu yang cukup panjang. Dari kawasan parkiran, wisatawan harus berjalan beberapa ratus meter untuk sampai ke lokasi. Mereka harus melewati sawah, jalan becek, dan sungai hingga akhirnya tiba di air terjun yang akan menjadi keruh saat musim penghujan tiba.

Oh ya, selain pemandangan dan bentang alam, hal yang paling menarik dari air terjun ini adalah ceritanya. Di masa lalu, air terjun ini konon digunakan oleh Patih Gajah Mada yang sakti mandraguna untuk bertapa dan mendapatkan moksa. Namun, pada akhirnya beliau hilang di sini dan tidak pernah ditemukan lagi. Karena kisah ini, pada pintu masuk kawasan air terjun ini dibangun patung Gajah Mada yang berukuran besar.









Share ke teman kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *